Rektor UNAIR Kukuhkan 644 Mahasiswa Baru Pascasarjana

image
By usi_pasca On Tuesday, February 14 th, 2017 · no Comments · In

UNAIR NEWS – Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., mengukuhkan 652 mahasiswa baru program Doktor, Magister, Spesialis, dan Professi Universitas Airlangga semester genap tahun 2015-2016, Kamis, (11/2) kemarin.

Pengukuhan ini juga dihadiri oleh pejabat perwakilan dari Kejati Jatim, Kodam V Brawijaya, Akademi Angkatan Laut, dan pejabat UNAIR seperti perwakilan Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik, dekan fakultas, guru besar, dan ketua program studi, serta ketua badan/lembaga di lingkungan UNAIR. Pengukuhannya berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen UNAIR.

Dari 652 mahasiswa Pascasarjana tersebut, 202 berasal dari Fakultas Kedokteran (FK), 10 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), 152 mahasiswa Fakultas Hukum (FH), 159 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), 9 mahasiswa Fakultas Farmasi (FF), 16 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), 23 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), 13 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), 8 mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi), dan 52 mahasiswa Sekolah Pascasarjana.

Pada pengukuhan ini, secara bersamaan mahasiswa baru berikrar “Janji Mahasiswa Kepada Almamater”, dan dilanjutkan dengan penyerahan Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) oleh rektor. Penyerahan beasiswa secara simbolis ini dilakukan kepada Abdulrahman Taresh Abdulghani, mahasiswa asing yang menempuh sudi doktoral di FEB UNAIR. Setelah itu, Rektor UNAIR memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya, rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih, mengajak mahasiswa untuk menjadikan riset dan penelitian sebagai tulang punggung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di UNAIR.

“Pada program magister, para peserta harus memiliki kecakapan lebih dari yang dipunyai lulusan program sarjana. Kecakapan yang dimaksud, terutama pada aspek kreativitas daya cipta sesuai bidang masing-masing dan di aspek produktivitas temuan-temuan baru yang berdasarkan sebuah penelitian. Lalu, di program Doktor, semua peserta harus mampu melakukan penelitian secara mandiri,” kata Prof. Moh Nasih.

“Kampus harus bisa mengambil peran dengan menggenjot jumlah riset yang berfokus menemukan solusi aplikatif bagi persoalan bangsa,” lanjut Guru Besar bidang Akuntansi FEB UNAIT ini.

Rektor juga menambahkan bahwa karya ilmiah yang disumbangkan itu dapat memberikan sumbangan orisinil pada bidang ilmu yang digeluti oleh mahasiswa. (*)
Penulis: Binti Qurotul Masruroh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *